Sabtu, 11 Juni 2011

Teknik penyembuhan dengan Bekam

CARA TERAPI BEKAM, JENIS-JENIS BEKAM Dan TEKNIK BEKAM

Ada 2 Jenis Bekam Yang Dipergunakan:

1. Bekam Basah (Damawiyah)

Jenis bekam basah adalah bekam yang dilakukan oleh Nabi, maka dari itu disebut sunnah Nabi.

Disini permukaan kulit disedot terlebih dahulu, lalu dilukai atau disayat dengan menggunakan lancet (jarum yang tajam) atau pisau bedah kemudian disekitarnya disedot kembali untuk mengeluarkan darah yang berisi sisa-sisa toksid dari dalam tubuh. Setiap sedotan dibiarkan selama 2-3 menit kemudian dibuang kotorannya dengan cara ditempatkan pada cawan atau tempat sampah khusus. Maksimal sedotan tidak lebih dari 7 kali. Darah yang mengandung toksid berwarna hitam pekat seperti jeli atau berbuih. Jarak waktu pengulangan bekam di tempat yang sama adalah 2-3 minggu. Bekas luka insya Allah akan hilang dalam 2-3 hari jika diurut dengan minyak habbatssauda atau minyak zaitun atau minyak but-but dan bekasnya tidak terkena air selama 3-4 jam setelah berbekam.

2. Bekam Kering (Jaafah )

Bekam jenis ini adalah pengembangan dari bekam basah. Bekam kering bermanfaat untuk membuang angin serta melegakan sakit secara emergensi tanpe melukai kulit. Dapat melemaskan otot-otot yang kaku. Disini pengkopan hanya dilakukan satu kali selama 15-20 menit. Setelah selesai baru dioleskan lagi minyak untuk mempercepat menghilangkan lebam bekas bekam kering tersebut.

Ada 4 Teknik Bekam Yang Biasa Dilakukan :

  • Teknik statis, dimana titik yang dituju langsung dihisap
  • Teknik seluncur, dimana sebelum mendapatkan titik yang dimaksud tubuh diolesi dulu dengan minyak kemudian di kop dengan gelas bekam kemudian diseluncurkan. Teknik ini biasanya digunakan untuk membuang angin.
  • Teknik tarik, biasanya digunakan pada dahi, dengan cara dihisap kemudian ditarik, demikian berkali-kali.
  • Teknik limfatik, yaitu sebelum menemukan titik yang akan dibekam bagian tubuh yang akan dibekam dipalpasi (diraba), bila terasa ada sesuatu yang menonjol seperti gumpalan-gumpalan yang berbentuk pasir, beras atau kacang hijau, hisap dengan menggunakan gelas bekam.

Fungsi teknik limfatik adalah untuk mengaktifkan kembali leukosit dalam menjalankan tugasnya yaitu membasmi kuman, bakteri dan virus yang melemahkan sistem imunitas.

Tata Cara Teknik-Teknik Bekam

1. Bekam Basah (Hijamah Rothbah), Wet Cupping

Metode pembekaman ini merupakan metode pengeluaran darah statis atau darah kotor yang dapat membahayakan tubuh jika tidak dikeluarkan.

Tata cara bekam basah :

  • Lakukan pemijatan / urut seluruh tubuh dengan minyak habbats atau but-but atau zaitun selama 5-10 menit, agar peredaran darah menjadi lancar dan pengeluaran toksid menjadi optimal.
  • Hisap / vacuum dengan gelas kaca pada permukaan kulit yang sudah ditentukan titik-titiknya. 3-5 kali pompa, biarkan selama 3-5 menit untuk memberikan kekebalan pada kulit saat dilakukan penyayatan.
  • Kemudian lepas gelas kaca tersebut, basuh kulit dengan alkohol atau betadine untuk membersihkan permukaan kulit yang akan dibekam dari kuman, lakukan penyayatan dengan lancet/ jarum/ pisau bedah, sayatan disesuaikan dengan diameter/ lingkaran gelas tersebut, lalu hisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk menyedot darah kotor. Hisap/ vacuum sebanyak 3-5 kali pompa (disesuaikan dengan ketahanan pasien) dan biarkan selama 3-5 menit.
  • Buang darah yang kotor (pada cawan yang telah disiapkan), kemudian lakukan pembekaman lagi pada tempat yang sama. Biarkan 2-3 menit, lakukan hal ini sampai 3 kali dan maksimal 5 kali jika pada kondisi pasien tertentu bisa sampai maksimal 7 kali.
  • Setelah selesai bekas bekaman diberi anti septik /minyak But-but, agar tidak terjadi infeksi dan luka cepat sembuh
  • Pembekaman dapat dilakukan tiap hari pada titik-titik yang berbeda-beda dan berikan jangka waktu 2-3 pekan untuk titik yang sama. Atau 4 pekan sekali melakukan pembekaman.
  • Sebaiknya dilakukan diagnosa sebelum pembekaman agar dicapai suatu ketepatan dalam pengobatan dan tidak membahayakan pasien.

2. Bekam Kering /Hijamah Jaafah / Dry Cupping

Metode ini hanya dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri dan melenturkan otot-otot pada punggung dan badan bagian belakang. Tindakan ini dilakukan untuk penyakit ringan.

Cara bekam kering :

  • Massage/ urut seluruh badan bagian belakang dengan minyak but-but/zaitun/minyak habbatssauda selama 5 menit.
  • Hisap/vacuum dengan gelas kaca pada permukaan kulit dan pada titik yang sudah ditentukan. Hal ini sebaiknya dilakukan 3-5 kali pompa dan biarkan selama 10-15 menit.

Lepaskan gelas kaca tersebut dan urut kembali bekas bekaman dengan menggunakan minyak selama 2-3 menit.

3. Bekam seluncur/ meluncur
Metode ini sebagai ganti kerokan yang dapat membahayakan kulit karena dapat merusak pori-pori. Tindakan ini bermanfaat untuk membuang angin pada tubuh, melemaskan otot-otot dan melancarkan peredaran darah.

Cara bekam seluncur :

  • Urut seluruh badan bagian belakang dengan menggunakan minyak secukupnya sebagai pelemasan.
  • Hisap/vacuum dengan gelas kaca pada permukaan kulit 1-3 kali pompa, kemudian gerakkan gelas kaca tersebut dari arah bawah ke atas atau dari atas ke bawah dengan perlahan sampai nampak warna kemerahan. Hal ini cukup dilakukan 2-3 menit.
  • Lepas gelas kaca tersebut dan urut kembali dengan minyak selama 2-3 menit.

4. Bekam Tarik

Metode ini hanya untuk menghilangkan rasa nyeri dan penat di bagian dahi, kening dan bagian yang pegal-pegal.
Caranya : Dengan menyedotkan gelas kaca secukupnya di dahi/ bagian yang pegal kemudian ditarik berulang-ulang sampai kulit menjadi kemerahan.


Kamis, 02 Juni 2011

Menghilangkan Noda Hitam Bawah Mata

Apakah anda sering melihat orang disekitar kita mempunyai noda hitam dibawah mata. Berbagai macam cara dilakukan untuk sekedar menghilangkan noda hitam yang membandel itu.

Tak jarang juga banyak yang beralih ke aneka kosmetik yang sebenarnya memiliki efek negatif. Lingkaran hitam di bawah kelopak mata disebabkan oleh beberapa macam faktor, seperti kurang tidur, kelelahan atau penat dengan pekerjaan yang menumpuk yang berakibat menimbulkan stres, begitu pula bila terserang penyakit serta kekurangan nutrisi dan pola diet yang terlalu ketat.

Untuk menghilangkan noda tersebut sebaiknya jangan terbuai dengan janji-janji iklan kosmetik. Ingatlah sebagai indera penglihat, mata memiliki syaraf yang sangat sensitif. Lebih baik gunakan produk-produk alami yang terbebas dari bahan kimia.

Berikut beberapa bahan alami yang dapat mengurangi bayangan hitam di bawah kelopak mata, seperti yang dikutip dari her health and beauty dalam situs resminya:

Timun
Bersihkan dahulu wajah Anda dari polesan make up apapun bentuknya. Kemudian berbaringlah dan letakkan potongan timun yang telah terlebih dahulu didinginkan ke area sekitar kelopak mata. Setelah itu rilekslah beberapa saat sambil menggosokkan potongan timun dengan lembut. 15 menit kemudian bilaslah dan rasakan kesegaran alami yang timbul akibat efek timun tersebut. Kelembaban natural yang berasal dari timun bertindak sebagai penyembuh penyakit atau sebagai obat penguat. Timun memang memberikan pengaruh yang sangat baik bagi kesehatan, tak hanya untuk mengurangi lingkaran hitam atau noda lebam di mata, tapi juga dapat menghaluskan kulit wajah.

Es Batu
Jika Anda berada di bawah terik matahari dalam waktu yang cukup lama, mata Anda akan bekerja lebih ekstra dari biasanya sehingga membuat bayangan-bayangan hitam di bawah mata tampak lebih jelas. Selain akibat sinar ultraviolet, debu dan polusi juga dapat mengakibatkan iritasi pada mata. Coba saja diatasi dengan cara membersihkan wajah kemudian letakkan es batu sesuai ukuran mata yang telah dibungkus oleh kain tipis di mata. Rileks dan gosok-gosoklah dengan lembut. Manfaat dari terapi ini untuk menghilangkan noda mata akibat terbakar sinar matahari.

Labu Hijau
Sebagai pengganti timun, Anda juga dapat menggunakan labu hijau untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah kelopak mata. Jus labu hijau ini juga diyakini dapat memberikan manfaat untuk menghaluskan serta mencerahkan kulit wajah. Lakukan secara rutin dan Anda akan terbebas dari bayang-bayang hitam tersebut.

Selain tips-tips yang telah dijabarkan di atas, ada pula penuntun umum untuk atasi bayangan hitam di bawah kelopak mata, seperti berikut ini:

* Tidurlah cukup waktu, usahakan untuk tidur lebih awal dari biasanya.

* Gunakan sunscreen setiap hari untuk memberikan kelembaban alami.

* Minum air putih yang banyak untuk atasi kulit kering.

* Biasakan untuk mengkompres mata dengan air dingin.

* Mengkonsumsi buah-buahan serta sayur mayur. Kekurangan zat besi ini merupakan salah satu penyebab noda hitam di bawah kelopak mata.
(idionline/dtkhealth)